Archive for January, 2009
Michael Heart : Song For Gaza
MP3 nya bisa di download di sini . Kalau download MP3nya, jangan lupa mendonasikan seikhlasnya untuk Palestina seperti yang diharapkan Michael Heart sebagai pencipta lagu ini (pengen kenal lebih jauh siapa Michael Heart, silahkan klik namanya). Ngga download tapi dapet forward-an, ei yakin Allah ga tidur untuk membalas semua kebaikan yang kita berikan untuk sodara2 kita di Palestina. Sebaris doa yang diucapkan dengan ikhlas, ei yakin akan menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang sekarang sedang menderita akibat serangan iblis2 yang bersarang di tubuh manusia di Gaza sana.
Doa Qunut Nazilah :
Alloohummaghfir lilmu’miniina wal mu’minaat
Wal muslimiina wal muslimaat
Wa allif baina quluubihim
Wa ashlih dzaata bainahum
Wanshur ‘Alaa ‘Aduwwika wa’aduwwihim
Allohummal’in kafarota ahlil kitaabil ladziina
Yukadzibuuna rusulaka wayuqottiluuna auliyaa aka
Alloohumma khollif baina kalimaatihim
Wazalzil Aqdaamahum
Wa anzilbihim ba’sakalladzii layuroddu ‘anil
qaumil mujrimiin
Artinya :
“Ya Allah ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat,
Ya Allah jinakkan, satu padukan hati orang-orang muslimin,
Perbaikilah keadaan mereka,
Tolonglah kaum muslimin utuk melawan musuh-musuh-Mu, dan musuh-musuh mereka
Ya Allah, laknatlah orang-orang kafir yang mendustakan para RasulMu dan membunuh para kekasih-Mu,
Ya Allah cerai-beraikan kesatuan kata mereka,
Hancur leburkan kekuatan mereka,
Dan turunkanlah bencana-Mu yang tiada tertolak lagi untuk orang-orang yang penuh dengan dosa
Dengan menyebut nama-Mu ya Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang,
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon perlindungan kepadaMu”
Amiiiin….
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Spicy Chicken Wing ala Ei
Ei, doyan banget sama yg namanya sayap ayam. Tapi sejak tau katanya ayam itu kalo di vaksin di bagian bawah sayap, frekuensi makan sayap ayam jadi ei kurangin deh. Selama ini biasanya ei masak sayap ayam cuman di goreng tepung atau di bikin asem manis. Sejak Pizza Hut ngeluarin menu spicy chicken wing, penasaran banget pengen bisa bikin yg kayak Pizza Hut. Browsing2, ga gitu banyak resep yg ei temuin. Nyari2 di buku2 resep masakan juga penampakannya koq gak kayak punyanya Pizza Hut. Setelah ei nyoba resep lamb cutlet-nya primarasa yang ei bilang kalo bumbunya kayaknya bisa diaplikasi-in buat sayap ayam seperti yang ei tulis disini, akhirnya tadi ei coba. Hasilnya? hmmm, nyum nyum deh pokoknya. Memang rasanya ngga persis seperti yang Pizza Hut punya, tapi sama2 enak koq dengan nuansa yang lain hehehe.
Spicy Chicken Wing ala ei
Bahan :
- 600 gr sayap ayam (ei kemaren nemu yang udah di pack, yang bentuknya kayak paha doang)
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 50 gr margarin
Bumbu perendam :
- 1 sdm kecap inggris
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm saus tomat
- 1 sdm kecap manis
Untuk yang doyan spicy, bumbu perendam boleh ditambah sambal botol dan/atau merica bubuk. Ei ga pake, karena bakal jadi konsumsinya Keisha juga :)
Pelengkap :
Sambal & saus tomat botolan
Cara Membuat :
- Cuci sayap ayam, lumuri dengan jeruk nipis, biarkan 10 menit, cuci kembali.
- campur sayap ayam dengan bumbu perendam. Sisihkan minimal 30 menit supaya bumbu meresap (yang kali ini ei bikin, dibiarin semalem, taro di kulkas)
- Pindahkan sayap ayam dengan bumbu perendam ke wajan anti lengket, tuang margarin, aduk rata, masak dengan api kecil. Beberapa saat ayam akan mengeluarkan cairan, biarkan sampai cairannya kering (api tetep kecil aja).
- Setelah kering, sayap ayam sebenarnya sudah matang. Tapi untuk mempercantik penampilannya, goreng lagi dengan minyak panas, sebentar saja sampai kecoklatan.
Adik Kyla Sakit
Menjelang taun baru 2009, adik kyla sakit. Sebelumnya udah batuk2, 3 hari menjelang taun baruan muncul demam. Demamnya lumayan tinggi, setiap diukur, pasti di atas 38.3 derajat.
Karena dari sebelumnya ada batuk, bunda sama ayah pikir demamnya itu dari common cold. Ga langsung di bawa ke dokter, mau observasi aja, toh belum 72 jam, makan minum masih mau, paling kalo suhunya tinggi agak rewel. Selama observasi cuman terapi paracetamol (tempra drops) aja sama observasi terus.

Hari Rabu, 31 des 2008, pagi sebelum berangkat kantor bunda liat ada merah2 samar, sedikit di badan adik kyla. Sepakat sama ayah, hari ini, sore, pulang kantor mau bawa ke dokter. Kalo liat merah2nya sih, sepertinya adik kyla kena virus. Baru inget, beberapa hari sebelumnya, kakak keisha sempet demam sehari, trus besoknya keluar merah2 sedikit di leher. Tapi sehari doang, abis itu demamnya ga muncul lagi. Tapi sore nanti tetep mau bawa adik kyla ke dokter untuk mastiin.
Pulang kantor, merah2nya adik kyla makin nyata. Selama di kantor, beberapa kali telpon ke rumah, tanya kondisi adik kyla, ternyata udah ga demam tinggi lagi, cuman sumeng2 aja, 37 derajat-an. Bunda makin yakin kalo adik kyla terpapar virus. Kalo ngeliat modelnya, demamnya tinggi, muncul rash (merah2) setelah demamnya turun, seperti yang bisa dibaca di mayoclinic.com, kemungkinan roseola.
Abis maghrib, kita jalan ke rumah sakit. Kk Keisha dibawa, soalnya udah mulai ribet dia kalo liat adiknya ikut dia ngga. Tapi ga kita bawa ke rumkit, kita drop aja di Giant, main di tempat permainan anak2 sama tetehnya.
Sampe rumkit, daftar ulang, timbang adik kyla, nunggu dokternya katanya lagi visit ke pasien rawat inap. Nunggu dokternya dateng dari visit sejam aja tuh :( . Setengah jam setelah dokter masuk ruang praktek, nomor adik kyla dipanggil. Cerita hasil observasi, dokter periksa2 adik kyla. Sambil periksa, dokternya tanya : “Waktu demam belum dibawa berobat?”. Bunda jawab : “Ngga dibawa berobat dok, cuman saya kasih paracetamol, tempra drops aja kalo demamnya di atas 38 derajat”.
Dokternya diem aja manggut2. Trus diminta ke lab buat cek darah, untuk singkirin kemungkinan dbd or gangguan thrombosit (si dokter ga nyebutin nama ilmiahnya apa). Meskipun yakin bukan dbd, ayah bilang, gpp, cek darah aja, biar tambah yakin.
Adik kyla udah bobo, jadinya waktu diambil darah cuman nangis meringis sebentaran doang, trus bobo lagi.
Waktu mau ke Lab, ayah komentar gini : “Koq pertanyaan dokternya aneh ya waktu periksa kyla. Pantesnya kan yang dia tanya, demamnya udah 72 jam belum?” . “Hehehe … yaaah… gitu deeehhh….” kata bunda sambil nyengir.
Setelah nunggu kurleb 15 menit, hasil cek darahnya dah keluar. Konsultasi lagi sama dokter, dokter bilang ga ada yang perlu di khawatir-in, sepertinya hanya infeksi virus aja. Alhamdulillah.
Trus dokternya mau kasih resep obat. Sebelum nulis resep, nanya dulu :
dokter : “Obatnya saya kasih puyer ya, gpp?”
bunda : “Kalo ga puyer bisa ga dok?”
dokter : “Ga bisa, soalnya ini racikan, tapi ngelarutinnya pake air manis gpp koq”
Bunda diem aja, lagi males debat. Cuman ngomel aja dalem hati, “kalo gitu ngapain nanya”
bunda : “Kandungan obatnya apa aja ya Dok?” *dah yakin, pasti lebih dari semacem obat yang ada di puyernya nanti*
dokter : “Oh, isinya obat alergi”
bunda : “hmmmhh”
Abis dari dokter, seperti biasa, kita ga tebus resepnya. Karena biaya dokter dan lab udah di bayar sebelum periksa darah, jadi langsung pulang dari rumkit buat jemput kk keisha.
Besoknya, ayah inisiatif pengen foto adik kyla buat sharing di sini (seperti biasa :P ). Lagi foto2 adik kyla, kakak keisha ga mau kalah pengen ikutan hehehe.
Cepet sembuh ya adik kyla … mudah2an rash-nya cepet ilang …
Update 10.22 PM :
Seharian ini, suhu badan adik kyla udah bener2 normal. Dan sore tadi, keliatan kalo di gusi atas, giginya nambah dua jauh2an di sebelah kiri sama kanan.
Jadi total giginya dengan yang udah duluan tumbuh (bawah depan, sebelah2an) ada 4
. Alhamdulillah.
Michael Heart : Song For Gaza
MP3 nya bisa di download di sini . Kalau download MP3nya, jangan lupa mendonasikan seikhlasnya untuk Palestina seperti yang diharapkan Michael Heart sebagai pencipta lagu ini (pengen kenal lebih jauh siapa Michael Heart, silahkan klik namanya). Ngga download tapi dapet forward-an, ei yakin Allah ga tidur untuk membalas semua kebaikan yang kita berikan untuk sodara2 kita di Palestina. Sebaris doa yang diucapkan dengan ikhlas, ei yakin akan menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang sekarang sedang menderita akibat serangan iblis2 yang bersarang di tubuh manusia di Gaza sana.
Doa Qunut Nazilah :
Alloohummaghfir lilmu’miniina wal mu’minaat
Wal muslimiina wal muslimaat
Wa allif baina quluubihim
Wa ashlih dzaata bainahum
Wanshur ‘Alaa ‘Aduwwika wa’aduwwihim
Allohummal’in kafarota ahlil kitaabil ladziina
Yukadzibuuna rusulaka wayuqottiluuna auliyaa aka
Alloohumma khollif baina kalimaatihim
Wazalzil Aqdaamahum
Wa anzilbihim ba’sakalladzii layuroddu ‘anil
qaumil mujrimiin
Artinya :
“Ya Allah ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat,
Ya Allah jinakkan, satu padukan hati orang-orang muslimin,
Perbaikilah keadaan mereka,
Tolonglah kaum muslimin utuk melawan musuh-musuh-Mu, dan musuh-musuh mereka
Ya Allah, laknatlah orang-orang kafir yang mendustakan para RasulMu dan membunuh para kekasih-Mu,
Ya Allah cerai-beraikan kesatuan kata mereka,
Hancur leburkan kekuatan mereka,
Dan turunkanlah bencana-Mu yang tiada tertolak lagi untuk orang-orang yang penuh dengan dosa
Dengan menyebut nama-Mu ya Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang,
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon perlindungan kepadaMu”
Amiiiin….
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Spicy Chicken Wing ala Ei
Ei, doyan banget sama yg namanya sayap ayam. Tapi sejak tau katanya ayam itu kalo di vaksin di bagian bawah sayap, frekuensi makan sayap ayam jadi ei kurangin deh. Selama ini biasanya ei masak sayap ayam cuman di goreng tepung atau di bikin asem manis. Sejak Pizza Hut ngeluarin menu spicy chicken wing, penasaran banget pengen bisa bikin yg kayak Pizza Hut. Browsing2, ga gitu banyak resep yg ei temuin. Nyari2 di buku2 resep masakan juga penampakannya koq gak kayak punyanya Pizza Hut. Setelah ei nyoba resep lamb cutlet-nya primarasa yang ei bilang kalo bumbunya kayaknya bisa diaplikasi-in buat sayap ayam seperti yang ei tulis disini, akhirnya tadi ei coba. Hasilnya? hmmm, nyum nyum deh pokoknya. Memang rasanya ngga persis seperti yang Pizza Hut punya, tapi sama2 enak koq dengan nuansa yang lain hehehe.
Spicy Chicken Wing ala ei
Bahan :
- 600 gr sayap ayam (ei kemaren nemu yang udah di pack, yang bentuknya kayak paha doang)
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 50 gr margarin
Bumbu perendam :
- 1 sdm kecap inggris
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm saus tomat
- 1 sdm kecap manis
Untuk yang doyan spicy, bumbu perendam boleh ditambah sambal botol dan/atau merica bubuk. Ei ga pake, karena bakal jadi konsumsinya Keisha juga :)
Pelengkap :
Sambal & saus tomat botolan
Cara Membuat :
- Cuci sayap ayam, lumuri dengan jeruk nipis, biarkan 10 menit, cuci kembali.
- campur sayap ayam dengan bumbu perendam. Sisihkan minimal 30 menit supaya bumbu meresap (yang kali ini ei bikin, dibiarin semalem, taro di kulkas)
- Pindahkan sayap ayam dengan bumbu perendam ke wajan anti lengket, tuang margarin, aduk rata, masak dengan api kecil. Beberapa saat ayam akan mengeluarkan cairan, biarkan sampai cairannya kering (api tetep kecil aja).
- Setelah kering, sayap ayam sebenarnya sudah matang. Tapi untuk mempercantik penampilannya, goreng lagi dengan minyak panas, sebentar saja sampai kecoklatan.
Adik Kyla Sakit
Menjelang taun baru 2009, adik kyla sakit. Sebelumnya udah batuk2, 3 hari menjelang taun baruan muncul demam. Demamnya lumayan tinggi, setiap diukur, pasti di atas 38.3 derajat.
Karena dari sebelumnya ada batuk, bunda sama ayah pikir demamnya itu dari common cold. Ga langsung di bawa ke dokter, mau observasi aja, toh belum 72 jam, makan minum masih mau, paling kalo suhunya tinggi agak rewel. Selama observasi cuman terapi paracetamol (tempra drops) aja sama observasi terus.

Hari Rabu, 31 des 2008, pagi sebelum berangkat kantor bunda liat ada merah2 samar, sedikit di badan adik kyla. Sepakat sama ayah, hari ini, sore, pulang kantor mau bawa ke dokter. Kalo liat merah2nya sih, sepertinya adik kyla kena virus. Baru inget, beberapa hari sebelumnya, kakak keisha sempet demam sehari, trus besoknya keluar merah2 sedikit di leher. Tapi sehari doang, abis itu demamnya ga muncul lagi. Tapi sore nanti tetep mau bawa adik kyla ke dokter untuk mastiin.
Pulang kantor, merah2nya adik kyla makin nyata. Selama di kantor, beberapa kali telpon ke rumah, tanya kondisi adik kyla, ternyata udah ga demam tinggi lagi, cuman sumeng2 aja, 37 derajat-an. Bunda makin yakin kalo adik kyla terpapar virus. Kalo ngeliat modelnya, demamnya tinggi, muncul rash (merah2) setelah demamnya turun, seperti yang bisa dibaca di mayoclinic.com, kemungkinan roseola.
Abis maghrib, kita jalan ke rumah sakit. Kk Keisha dibawa, soalnya udah mulai ribet dia kalo liat adiknya ikut dia ngga. Tapi ga kita bawa ke rumkit, kita drop aja di Giant, main di tempat permainan anak2 sama tetehnya.
Sampe rumkit, daftar ulang, timbang adik kyla, nunggu dokternya katanya lagi visit ke pasien rawat inap. Nunggu dokternya dateng dari visit sejam aja tuh :( . Setengah jam setelah dokter masuk ruang praktek, nomor adik kyla dipanggil. Cerita hasil observasi, dokter periksa2 adik kyla. Sambil periksa, dokternya tanya : “Waktu demam belum dibawa berobat?”. Bunda jawab : “Ngga dibawa berobat dok, cuman saya kasih paracetamol, tempra drops aja kalo demamnya di atas 38 derajat”.
Dokternya diem aja manggut2. Trus diminta ke lab buat cek darah, untuk singkirin kemungkinan dbd or gangguan thrombosit (si dokter ga nyebutin nama ilmiahnya apa). Meskipun yakin bukan dbd, ayah bilang, gpp, cek darah aja, biar tambah yakin.
Adik kyla udah bobo, jadinya waktu diambil darah cuman nangis meringis sebentaran doang, trus bobo lagi.
Waktu mau ke Lab, ayah komentar gini : “Koq pertanyaan dokternya aneh ya waktu periksa kyla. Pantesnya kan yang dia tanya, demamnya udah 72 jam belum?” . “Hehehe … yaaah… gitu deeehhh….” kata bunda sambil nyengir.
Setelah nunggu kurleb 15 menit, hasil cek darahnya dah keluar. Konsultasi lagi sama dokter, dokter bilang ga ada yang perlu di khawatir-in, sepertinya hanya infeksi virus aja. Alhamdulillah.
Trus dokternya mau kasih resep obat. Sebelum nulis resep, nanya dulu :
dokter : “Obatnya saya kasih puyer ya, gpp?”
bunda : “Kalo ga puyer bisa ga dok?”
dokter : “Ga bisa, soalnya ini racikan, tapi ngelarutinnya pake air manis gpp koq”
Bunda diem aja, lagi males debat. Cuman ngomel aja dalem hati, “kalo gitu ngapain nanya”
bunda : “Kandungan obatnya apa aja ya Dok?” *dah yakin, pasti lebih dari semacem obat yang ada di puyernya nanti*
dokter : “Oh, isinya obat alergi”
bunda : “hmmmhh”
Abis dari dokter, seperti biasa, kita ga tebus resepnya. Karena biaya dokter dan lab udah di bayar sebelum periksa darah, jadi langsung pulang dari rumkit buat jemput kk keisha.
Besoknya, ayah inisiatif pengen foto adik kyla buat sharing di sini (seperti biasa :P ). Lagi foto2 adik kyla, kakak keisha ga mau kalah pengen ikutan hehehe.
Cepet sembuh ya adik kyla … mudah2an rash-nya cepet ilang …
Update 10.22 PM :
Seharian ini, suhu badan adik kyla udah bener2 normal. Dan sore tadi, keliatan kalo di gusi atas, giginya nambah dua jauh2an di sebelah kiri sama kanan.
Jadi total giginya dengan yang udah duluan tumbuh (bawah depan, sebelah2an) ada 4
. Alhamdulillah.
15 January 2009
Category:


